Katakan “Aku Merindukanmu”

Ternyata masih bisa merasakan sakit
Ternyata masih bisa merasakan dilemma
Ternyata masih bisa merasakan hangatnya embun mata
Namun rasa ini masih mati, hampa

Tertawa sendiri dengan apa yang terjadi
Tersenyum sendiri dengan apa yang kulakukan
Tertawa, tersenyum namun hati banjir oleh air bah

Apa yang sebenarnya terjadi dengan diri ini?
Apa yang sebenarnya diinginkan oleh hati ini?
Kematian? kerinduan? kehangatan?
Atau kasih sayang?
Penat, pusing, marah

Apa sebenarnya maunya?
Apa sebenarnya yang diinginkan olehnya dariku?
Apa sebenarnya yg dikatakan oleh hatinya?
Hanya kerinduankah? atau apa?
Penuh dengan misteri

Ya, hatiku merindukan namun masih terasa hampa
Tidak, aku tidak pernah ingin mempermainkan
Ya, aku rindu namun msh ingin seperti saat ini dulu

Sesungguhnya hatiku ingin untuk cairkan kebekuannya
Namun hatiku belum siap karena aku tak ingin menyakiti
Dan aku tak ingin kita saling menyakiti

Aku merindukanmu

Tentang pinguin

pendiam kalau baru kenal,,,selain itu orang lain yang menilai ^_^
Pos ini dipublikasikan di puisiku. Tandai permalink.

4 Balasan ke Katakan “Aku Merindukanmu”

  1. tim ferrari berkata:

    haih, yang lagi merindu rek…..

  2. niken berkata:

    Hai, kunjungan perdana di sini.
    Ternyata hari ini kita sama2 bicara tentang rindu.

tinggalkan jejak walaupun hanya 1 kata untuk membuktikan kalian berkunjung kemari

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s